Thursday, August 04, 2011

Motor Bapak Zain udin

Pagi selalu diawali dengan keributan dengan Nazneen. Tadi pagi setelah ribut aja mau anter tapi tetep gak mau pake baju terjadi percakapan lucu.

Aku: ayo sayang, pake baju ntar Bunda kesiangan. Kan mau naik bis

Naz: gak boleh naik bis

Aku: ya udah deh naik ojek

Naz: gak boleh, naik motol aja

Aku: hihi loh kan naik ojek brarti naik motor

Naz: gak boleh, naik motolnya bapak zainudin aja

eh ini dia nyebutnya bener banget loh nama Bapaknya

Aku: bwahahaha

tuh Bapak Zainudin Zai, anaknya juga tau kalo harusnya tiap pagi dirimu mengantarkan dirikuh :-)

Wednesday, August 03, 2011

I'll be there soon

teng tong teng nguik..nguik.. dering hp itu berkumandang. Si empunya langsung mengangkat begitu tau siapa yang ada di sebrang sana. "yep.." "hah, you what?".. "oh, poor you. I'll be there soon"
Ah ya, that's my boss. He's really a great father and husband. He'll fly whenever "home" needed. So sweet, isn't it?

in Indonesia, most man don't just left the office right away. They'll say later. After the "important" meeting. yadaya yadaya... in short, they'll leave all home matters to mom and not get involve in the business until later.

ah wish more man behaving like my boss to his wife.

kapan ya??

Wednesday, June 22, 2011

Catatan Cinta untuk Fatima

Fatima,

baru kali ini Bunda bisa menuliskan catatan cinta ini

bukan, bukan karena hanya sedikit cinta yang ada

tapi karena sesak selalu memenuhi dinding hati

tiap kali Bunda mengingat hari itu

hari dimana Bunda tahu kau telah bersama Tuhan-mu



Fatima,

mungkin Bunda belum cukup mengenalmu

mungkin Bunda memang masih butuh waktu menerima

bahwa ada rahasia Allah atas semua

tapi Bunda tetap ingin mengabadikan

potongan waktu yang telah kita habiskan

karna Bunda ingin Kau tahu

bahwa meskipun awalnya Bunda tak mempersiapkan kehadiranmu

tapi seiring waktu

Bunda sungguh menginginimu

kesadaran bahwa kita berdetak bersama

bahwa kita menghirup nutrisi yang sama

bahwa kehangatan rahim Bunda menyamankanmu

sungguh menyamankan hati Bunda

semua yang terlingkup disitu adalah cinta, Fatiima

dan Bunda-pun merasa

kau juga mencintai Bunda

karna kau menjadi bayi yang memahami Bunda

tak pernah dalam keberadaan-mu kau membuat Bunda tak bahagia

semua mengagumi betapa mudahnya

menjadi seorang ibu buatmu

tak pernah sedetik-pun kau membuat Bunda merasa sakit atau rasa tak nyaman lainnya

semua teman Bunda berkata

Kelak jika lahir kau akan jadi penjaga Bunda

dan kau membuktikannya

bahkan kau kini akan menjadi bidadari bagi Bunda

menjadi tabungan amalan Bunda

dan kelak di surga

kau yang akan menjadi penolong bagi segala ketidaksempurnaan Bunda serta Bapak



Fatima,

kau pasti tau

bahwa Bunda, Bapak dan Kakak Nazneen

telah menunggu kehadiranmu

tau gak kakakmu tak pernah alpa mengumumkan kepada dunia

bahwa adik-nya akan segera keluar dan menemaninya

bermain bersama

bahkan kakakmu telah berjanji

membawa-mu naik odong-odong favoritnya

tapi tentu saja sekali lagi kau mengingatkan kami

untuk tak mendahului

segala rencana Allah atas hidup yang hanya pinjaman ini

jadi kami ingin berkata

terima kasih sayang

telah menjadi pengingat yang lekat

bahwa hidup sungguh singkat



Jadi Fatima,

terimakasih telah hadir dalam hidup kami

walaupun sekejap

istirahatlah

dan sampai berjumpa

kelak di hari pertemuan kita





-- mengenang Fatima Zain, putri cantik kami-

Wednesday, June 15, 2011

ah ya

ah ya gk jelas juga mau nulis apa
ah ya gak ngerti juga harus bagaimana
ah ya gak tau deh harus bilang sama siapa

Tuesday, February 22, 2011

Dinding Kenangan

betapa rapuhnya dinding kenangan
hanya dengan sekali sentuh
hancur semua pertahanan
lalu semua hal menggemuruh
semua cerita lantas berhamburan

betapa rapuhnya dinding kenangan
betapa riuhnya kehidupan
betapa semua saling berkelindaan
dan meninggalkan kesakitan

I miss you

Yes of course I miss you
All the time
I miss you in every air I breathe
in every tick of the clock
in every pulse of my life
Yes I miss you
I miss the time we spent
when we were young and skinny
Had nothing, yet very happy
Yes, I miss the smell of hope
The hope for you and me
The hope for bright live we promised to be shared
The hope that the stars will be around us
and send its shines through the darkest night
So yes, I miss you
all the time

Sunday, February 13, 2011

Matahariku

ok jadi gw lagi dalam mood yang kurang ok. Banyak hal yang bikin sedih. Tapi trus liat foto Nazneen di BB. She's so cute in so many ways. And then I just realize that she's the reason why I should hang on and be tough. Life is hard but seeing she smile happily is everything. Stealing those away will broke my heart. Jadi kuputuskan bahwa dia adalah matahariku. Shining my days. Warming my heart. Tanning my skin. And just give a hope that in the end I'll find beauty in this life. I know it sounds so fake, but I need a reason for keeping this. So, no matter how fake it is I'll just hang on there.

Thursday, January 06, 2011

World, I'm pregnant!

I know clock is ticking and soon I'll be too old to get pregnant. But still when this happened (being pregnant I mean) I'm just too anxious to accept it. This is not because I don't want to have more children or because I don't like being mom but that I still too tired to do it all over again. Imagining pumping every two hours, changing nappies here and there and the worst is that I have to do them all by myself. Call me selfish. Call me anything you want. But I just a human being who want to have the luxury of sleeping well, resting well, not worry that I can't catch up the breast milk supply when I'm not home, not panic when my kid catch cold or in fever. I'm just not in that level. Not to mention my worries of sibling rivalry between Naz and the baby. And I can't set aside the fact that I'll need more assistant for taking care of the baby while I'm working. I'm just too depressed. But it is what it is now. The fact is I'm pregnant. Period. So my common sense ordered me to stop whining and start to act as adult which means... ah just forget it.